TRAINING ONLINE PENYELESAIAN PERKARA LITIGASI PERDATA, KOMERSIAL & TATA USAHA NEGARA (TUN) BAGI KORPORASI

TRAINING WEBINAR PENYELESAIAN PERKARA LITIGASI PERDATA

TRAINING TATA USAHA NEGARA UNTUK PRAKERJA

pelatihan Penyelesaian Perkara Litigasi Perdata, Komersial & Tata Usaha Negara (TUN) bagi Korporasi online

    Pengantar pelatihan penyelesaian perkara litigasi perdata online

 
    Aktifitas  atau  kegiatan bisnis baik jumlah maupun nilai transaksinya
    makin  meningkat, tidak mungkin dihindari terjadinya sengketa/ perkara
    (dispute/legal  cases) antar  pihak  yang  terlibat.  Setiap sengketa/
    perkara   yang terjadi selalu menuntut pemecahan dan penyelesaian yang
    memberikan kepastian hukum yang memiliki kekuatan judicial.

   Kepastian  hukum bagi para pelaku usaha merupakan salah satu keinginan
    atau  tuntutan  dari  para  pelaku usaha, bahwa sengketa/ perkara yang
    dihadapi  dapat diselesaikan sesuai dengan hukum yang berlaku (rule of
    law),  disamping  dengan tetap memperhatikan makin banyak dan  luasnya
    kegiatan  komersial  kemungkinan  frekuensi  terjadi sengketa/ perkara
    makin  tinggi,  hal ini berarti  sangat  mungkin makin banyak sengketa
    yang harus diselesaikan.

   Pada umumnya sengketa/ perkara yang terkait dengan kegiatan/ aktifitas
    perdata,  komersial  usaha karena peristiwa ingkar janji/ wan-prestasi
    (default)  maupun karena suatu peristiwa/ perbuatan pelawan hukum/ PMH
    (tortous).   Membiarkan   suatu  sengketa/  perkara  dimana  terlambat
    diselesaikan  atau  penyelesaian   (bak secara litigasi/ non-litigasi)
    mengakibatkan   dalam  kegiatan  usaha  tidak  efesien,  produktifitas
    menurun,  maka  secara  umum pelaku usaha mendapatkan penilaian, bahwa
    dunia bisnis mengalami kemunduran serta biaya produksi meningkat.

   Suatu  permasalahan  mungkin  dalam  aktifitas  bisnis  terjadi karena
    diterbitkan dan pemberlakukan suatu regulasi (Undang-Undang/ Peraturan
    Pemerintah)  yang  terkait mengatur secara khusus serta berdampak pada
    determinasi  dan  tidak dapat dilaksanakan (non-performance) aktifitas
    bisnis  tersebut,  disisi  lain  Pemerintah melalui Pejabat Tata Usaha
    Negara  (TUN)   membuat  suatu  keputusan  (beschiking)  yang  mungkin
    berakibat   tidak  baik  bagi  pelaku  usaha  atau  perusahaan.  Dalam
    perkembangan   hubungan  bisnis  (baik  sebelum  atau  sesudah  timbul
    sengketa/  perkara)  sekarang  ini  banyak  melibatkan peran penasihat
    hukum,  konsultan  bisnis dalam membangun relasi komersial, compliance
    terhadap  Regulasi  Pemerintah/Negara  maupun  terlibat  langsung pada
    penyelesaian sengketa.

   Sebagaimana  diketahui  dalam perkembangan dikenal adanya penyelesaian
    sengketa   alternatif,   namun   kadang-kala   penyelesaian   sengketa
    alternatif   tersebut  mengalami  hambatan  judisial,   tidak  formal,
    tertutup,  sehingga  kekuatan  hukum-nya  sering diragukan, tidak saja
    oleh  masyarakat umum tetapi termasuk dari pelaku usaha, sebagai jalan
    pertama   dan   terakhir   (ultimatum  remedium)  di  muka  pengadilan
    (litigasi)  setelah  penyelesaian secara non-litigasi tidak membuahkan
    hasil.  Penyelesaian  sengketa  dimuka  lembaga  peradilan  (litigasi)
    perdata  komersial  dan  action  melalui Lembaga Peradilan TUN teradap
    suatu  Keputusan  yang  merugikan pelaku usaha dilakukan sebagai upaya
    penyelesaian   sengketa   dunia   bisnis   yang   dapat  didayagunakan
    berdasarkan fungsi dan keberadaannya.

Tujuan pelatihan tata usaha negara online

   Pemahaman  yang  komprehensif  mengenai penyelesaian sengketa perdata,
    komersial   dan  Peradilan  TUN  sebagai  bagian  penyelesaian  secara
    litigasi   yang   efektif   dan   efisien  dalam  menyelesaikan  suatu
    perselisihan/sengketa  bisnis,  sehingga dapat melindungi hubungan dan
    kepentingan bisnis termasuk kepastian hukum.

   Secara  umum Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan Peserta wawasan,
    prinsip-prinsip   dasar,  berdasarkan  hukum/  regulasi  yang  berlaku
    terhadap  upaya  penyelesaian sengketa melalui jalur litigasi terhadap
    kasus  perdata,  komersial dan perkara yang menjadi wewenang Peradilan
    TUN.

Sasaran pelatihan pengenalan komersial dan tatausaha negara online

   Para peserta diharapkan:
     1. Mengetahui  dan  memahami  bentuk  penyelesaian sengketa komersial
        secara litigasi dan peran lembaga penyelesaian sengketa alternatif
        (non-litigasi)
     2. Mengetahui  dan  memahami  tipologi penyelesaian sengketa perdata,
        komersial maupun perkara yang menjadi wewenang Peradilan TUN.
     3. Menyusun strategi penyelesaian sengketa perdata, komersial melalui
        lembaga  peradilan  umum  (untuk kasus perdata atau komersial) dan
        Peradilan TUN.
     4. Mampu  menerapkan secara praktek penyelesaian sengketa berdasarkan
        simulasi (role & play)

Outline

    1.
          1. Entities & Business organization

     1.
          1. Contract (Breach of Contract & Tortous)

     1.
          1. Corporation   Internal  case  dan  External  case   (third  &
             interest party)

     1.
          1. Dispute   (Typology   and  its  development:  Adjudication  &
             Non-Adjudications)

     1.
          1. Court System & Judicial Mechanism (Distric Court, High Court,
             Supreme Court, Re-Examination);

     1.
          1. Peran Pengadilan Niaga dalam Perkara Komersial

     1.
          1. Civil/ Private Action Law Procedure

     1.
          1. Sengketa/ Perkara Tata Usaha Negara (TUN)

     1.
          1. Kompetensi, wewenang dan akibat Hukum Putusan Peradilan TUN

     1.
          1. Court  annexed  to  Mediation  (Pelaksanaan PERMA No. 1 Tahun
             2008)

     1.
          1. Enforcement (national & International)

     1.
          1. Business  approaches (non-litigation) for dispute settlement,
             Consensual – Based  Approach (win-win solution)

     1.
          1. Penyelesaian  Sengketa  Negosiasi,  Mediasi  dan yang menjadi
             wewenang Arbitrase  berdasarkan UU No. 30 Tahun 1999,

     1. Role Play (Litigation annex to Non-Litigation Session)

Rundown Acara

   Hari Pertama

   08.30 – 09.00 : Registrasi Peserta dan Coffee Morning

   09.00 – 10.30 : SESI I :
      *
           + Individual Capacity

      *
           + Entities

      *
           + Business organization

      * Regulation  and Goverment Policy

   10.30 – 12.00 : SESI II :
      *
           + Contract

      *
           + Validity enter into agreement

      *
           + Event default, breach of contract  Case

      * Tort in performance of contract

   12.00 – 13.00 : Lunch Break

   13.00 – 14.30 : SESI III :
      *
           + Dispute   (Typology   and  its  development:  Adjudication  &
             Non-Adjudications)

      *
           + Court System & Judicial Mechanism (Distric Court, High Court,
             Supreme Court, Re-Examination);

      *
           + Civil Law suit;

      * Private/ Civil Action Law Procedure.

   14.30 – 16.00 : SESI IV :
      *
           + Corporation Internal case

      *
           + Request Court Adjudication and civil law suit

      *
           + Corporation  internal  and  External  case  (third & interest
             party)

      *
           + Court  annexed  to  Mediation  (Pelaksanaan PERMA No. 1 Tahun
             2008)

      * Enforcement (national & International)

   Hari Kedua

   08.30 – 09.00 : Registrasi Peserta dan Coffee Morning

   09.00 – 10.30 : SESI I :
      *
           + Corporation External  case

      *
           + Sengketa Tata Usaha Negara

      * Wewenang Peradilan Tata Usaha Negara

   10.30 – 12.00 : SESI II :
      *
           + Perbandingan Umum (Perundingan, Mediasi & Litigasi).

      *
           + Alternatif Penyelesaian Sengketa & Perkembangannya,

      *
           + Business approaches (non-litigation) for dispute settlement

      *
           + Alternative  Dispute  Settlement  (ADR)  Negosiasi,  Mediasi,
             Konsiliasi,

      *
           + Kekuatan  Hukum   Penyelesaian   Sengketa diluar Pengadilan &
             Konsekuensinya,

      *
           + Mediasi & Peran Mediator (Mediator Technique & Procedure)

      * Bentuk, Isi dan Sifat  Hasil mediasi

   12.30 – 13.30 : Lunch Break

   13.00 – 14.30 : SESI III :
      *
           + Interest-Based Solution,

      *
           + Strategy  Acceptable  Solution  Consensual  – Based  Approach
             (win-win solution)

      *
           + Hukum Acara dan Pilihan Hukum dalam Penyelesaian Sengketa

      *
           + Pemeriksaan dan Pembuktian

      * Sifat Putusan Final dan Binding dalam Putusan Perkara

   14.30 – 16.00 : SESI IV :
      *
           + Simulasi Kasus

      * Role Play: Litigation annex to Non-Litigation Session

   16.00    : PENUTUP
 

Jadwal Pelatihan sinaran-training.com tahun 2020 :

15-16 Januari 2020

12-13 Februari 2020

19-29 Maret 2020

22-23 April 2020

24-25 Juni 2020

21-22 Juli 2020

27-28 Agustus 2020

16-17 September 2020

20-21 Oktober 2020

18-19 November 2020

23-24 Desember 2020

Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

Lokasi Pelatihan Tahun 2020 :

Yogyakarta, Hotel Dafam Seturan(7.300.000 IDR / participant)

Jakarta, Hotel Amaris Tendean (7.900.000 IDR / participant)

Bandung, Hotel Golden Flower (7.800.000 IDR / participant)

Bali, Hotel Ibis Kuta (8.500.000 IDR / participant)

Lombok, Hotel Jayakarta (8.750.000 IDR / participant)

Catatan :

  • Waktu pelatihan Dua+1* hari dengan Biaya tersedia untuk Perorangan, Group, dan Inhouse Training, belum termasuk akomodasi/penginapan.
  • Untuk biaya dan jadwal training harap menghubungi marketing kembali

Investasi training:

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas training:

Free Penjemputan dari bandara ke hotel*.

Modul / Handout.

Flashdisk*.

Certificate of attendance.

FREE Bag or bagpacker.

Leave a Comment