
Training Penyakit Akibat Kerja dan Penyakit Akibat Hubungan Kerja di Tempat Kerja Kesehatan

Pelatihan Penyakit Akibat Kerja dan Penyakit Akibat Hubungan Kerja di Tempat Kerja Kesehatan
Training Penyakit Akibat Kerja dan Penyakit Akibat Hubungan Kerja di Tempat Kerja Kesehatan
MATERI Training Penyakit Akibat Kerja dan Penyakit Akibat Hubungan
Kerja di Tempat Kerja Kesehatan
1. Faktor Biologis
* Seluruh pekerja harus mendapat pelatihan dasar tentang kebersihan,
epidemilogi dan desinfeksi
* Sebelum bekerja dilakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan
dalam keadaan sehat badani, punya cukup kekebalan alami untuk
bekerja dengan bahan infeksius, dan dilakukan imunisasi
* Menggunakan desinfektan yang sesuai dan cara penggunaan yang benar
* Sterilisasi dan desinfeksi terhadap tempat, peralatan, sisa bahan
infeksius dan spesimen secara benar
* Pengelolaan limbah infeksius dengan benar
* Menggunakan kabinet keamanan biologis yang sesuai
* Kebersihan diri dari petugas
2. Faktor Kimia
* aterial Safety Data Sheet (MSDS) dari seluruh bahan kimia
yang ada untuk diketahui oleh seluruh petugas untuk petugas atau
tenaga kesehatan laboratorium
* Menggunakan karet isap (rubber bulb) atau alat vakum untuk
mencegah tertelannya bahan kimia dan terhirupnya aerosol untuk
petugas/tenaga kesehatan laboratorium
* Menggunakan alat pelindung diri (pelindung mata, sarung tangan,
celemek, jas laboratorium) dengan benar
* Hindari penggunaan lensa kontak, karena dapat melekat antara mata
dan lensa
* Menggunakan alat pelindung pernafasan dengan benar
3. Faktor Ergonomi
4. Faktor Fisik
* Kebisingan, getaran akibat alat/media elektronik dapat menyebabkan
stress dan ketulian
* Pencahayaan yang kurang di ruang kerja, laboratorium, ruang
perawatan dan kantor administrasi dapat menyebabkan gangguan
penglihatan dan kecelakaan kerja
* Suhu dan kelembaban yang tinggi di tempat kerja
* Terimbas kecelakaan/kebakaran akibat lingkungan sekitar
* Terkena radiasi
* Khusus untuk radiasi, dengan berkembangnya teknologi pemeriksaan,
penggunaannya meningkat sangat tajam dan jika tidak dikontrol
dapat membahayakan petugas yang menangani
5. Faktor Psikososial
6. Pengendalian Penyakit Akibat Kerja dan Kecelakaan Melalui Penerapan
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
* Pengendalian Melalui Perundang-Undangan (Legislative Control)
antara lain:
+ UU No.14 Tahun 1969 Tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Petugas
Kesehatan dan Non Kesehatan
+ UU No.01 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja
+ UU No.23 Tahun 1992 Tentang Kesehatan
+ Peraturan Menteri Kesehatan Tentang Higiene dan Sanitasi
Lingkungan
+ Peraturan Penggunaan Bahan-bahan Berbahaya
Peraturan/Persyaratan Pembuangan Limbah, dll
* Pengendalian Melalui Administrasi/Organisasi (Administrative
Control) antara lain:
+ Persyaratan penerimaan tenaga medis, para medis, dan tenaga
non medis yang meliputi batas umur, jenis kelamin, syarat
kesehatan
+ Pengaturan jam kerja, lembur dan shift
+ Menyusun Prosedur Kerja Tetap (Standard Operating Procedure)
untuk masing-masing instalasi dan melakukan pengawasan
terhadap pelaksanaannya
+ Melaksanakan prosedur keselamatan kerja (safety procedures)
terutama untuk pengoperasian alat-alat yang dapat menimbulkan
kecelakaan (boiler, alat-alat radiology, dll) dan melakukan
pengawasan agar prosedur tersebut dilaksanakan
+ Melaksanakan pemeriksaan secara seksama penyebab kecelakaan
kerja dan mengupayakan pencegahannya
* Pengendalian Secara Teknis (Engineering Control) antara lain:
+ Substitusi dari bahan kimia, alat kerja atau proses kerja
+ Isolasi dari bahan-bahan kimia, alat kerja, proses kerja dan
petugas kesehatan dan non kesehatan (penggunaan alat
pelindung)
+ Perbaikan sistem ventilasi, dan lain-lain
* Pengendalian Melalui Jalur Kesehatan (Medical Control)
* Pemerikasaan Kesehatan Awal ini Meliputi:
+ Anamnese umum
+ Anamnese pekerjaan
+ Penyakit yang pernah diderita
+ Alergi
+ Imunisasi yang pernah didapat
+ Pemeriksaan badan
+ Pemeriksaan laboratorium rutin
+ Pemeriksaan tertentu
+ Tuberkulin test
+ Psikotest
* Pemeriksaan Berkala
* Pemeriksaan Khusus
METHOD Training Penyakit Akibat Kerja dan Penyakit Akibat Hubungan Kerja di Tempat Kerja Kesehatan
Presentation
Discussion
Case Study
Evaluation
Lokasi Pelatihan Tahun 2023 :
Yogyakarta, Hotel Dafam Seturan
Jakarta, Hotel Amaris La Codefin Kemang
Bandung, Hotel Grand Serela Setiabudhi
Bali, Hotel Ibis Kuta
Lombok, Hotel Jayakarta
Catatan :
- Waktu pelatihan Dua+1* hari dengan Biaya tersedia untuk Perorangan, Group, dan Inhouse Training, belum termasuk akomodasi/penginapan.
- Untuk biaya dan jadwal training harap menghubungi marketing kembali
Investasi training:
Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.
Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Fasilitas training:
Free Penjemputan dari bandara ke hotel*.
Modul / Handout.
Flashdisk*.
Certificate of attendance.
FREE Bag or bagpacker.
Training Kit (Photo Documentation, Blocknote, ATK, etc).
2x Coffe Break & 1 Lunch.
Souvenir .


